Rabu, Februari 25, 2009

Penelitian 2007-2008 Tutup Tahun

Ucapan terima kasih, semoga tidak akan pernah terlambat

Akhir 2008, tepatnya mulai 13 Nopember, The Javan Slow Loris Conservation Program (TJSLCP) kembali melanjutkan penelitian kukang Jawa yang dilaksanakan di tiga desa terakhir (dari total lima desa) di Kabupaten Tasikmalaya yaitu Sarimanggu-Karangnunggal, Raksajaya-Sodonghilir dan Sukamaju-Bantarkalong. Penelitian tiga desa ini merupakan bagian dari Program Penelitian kukang Jawa (PPKJ) Tasikmalaya-Ciamis yang telah mulai dirintis semenjak pertengahan tahun 2006.

Seperti ditulis dalam artikel sebelumnya, PPKJ Tasikmalaya-Ciamis telah memilih lima desa sebagai fokus utama lokasi penelitian. Pada awal dan pertengahan 2008 telah dilakukan penelitian di dua desa, yaitu Desa Sukakerta Kecamatan Panumbangan, Ciamis; dan Desa Kawungsari Kecamatan Salawu, Tasikmalaya.


Tim kukang di Sukakerta


Tim & warga Cicantel, Kawungsari

Sesuai agenda pelaksanaan penelitian kukang jawa Priangan, kami berusaha menyelesaikan seluruh rangkaian penelitian lima desa itu sebelum tahun 2008 berakhir. Maka jadilah tiga desa terakhir ini secara maraton mulai awal 2008 dan akhirnya dapat tuntas dilaksanakan tepat berbarengan dengan tutup tahun 2008.

Dengan telah dilaksanakannya penelitian di tiga desa terakhir tersebut, maka seluruh kegiatan yang termasuk dalam agenda PPKJ Tasikmalaya-Ciamis telah tuntas dikerjakan. Namun demikian bukan berarti program TJSLCP juga telah berakhir. PPKJ Tasikmalaya-Ciamis merupakan agenda awal TJSLCP yang bisa dikatakan sebagai agenda pengenalan. Setelah program awal ini selesai TJSLCP masih mempunyai beberapa agenda yang segera menyusul dikemukakan sebagai bagian dari konsistensi kami dalam menjaga kelestarian Kukang Jawa.

Kami tim TJSLCP sangat bersyukur dapat menyelesaikan setahap demi setahap kegiatan-kegiatan ini. Melewati kurun waktu satu setengah tahun semenjak dibukanya program ini, telah banyak peristiwa yang kami alami yang akan selalu menjadi pengalaman dan pelajaran yang berkesan dan tidak akan terlupakan seumur hidup. Kiranya hanya beberapa rangkaian ucapan terimakasih yang dapat kami utarakan sebagai tanda rasa hormat dan syukur telah diberi banyak kemudahan untuk menyelesaikan kegiatan ini.

Syukur Alhamdulillah, segala puji kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang membuat program TJSL-CP bisa terwujud. Segala kejadian-kejadian yang dialami selama penelitian berlangsung, yang sedih sekalipun, yang kemudian menjadi inspirasi di kemudian hari, yang mudah-mudahan menambah kebijakan untuk menyikapi hal-hal yang akan terjadi di kemudian hari.

Ucapan terima kasih sangat besar kami haturkan kepada semua pihak yang telah terlibat langsung dan tidak langsung dalam penelitian PPKJ Tasikmalaya-Ciamis semenjak program ini dibuka hingga pelaksanaan penelitian tiga desa.

Ucapan terimakasih khusus ditujukan pada beberapa pihak yang terlibat dalam pelaksanaan penelitian tiga desa:

Ucapan terima kasih ditujukan kepada aparat Desa dan masyarakat sekitarnya yang telah memberi izin kepada kami untuk bertamu ke Desa masing-masing:
Masyarakat Desa Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal
Masyarakat Desa Raksajaya Kecamatan Sodonghilir
Masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Bantarkalong

Kepada keluarga yang berbaik hati menyediakan tempat menginap. Yang telah di repotkan dengan keributan, keberisikan tim survey kukang dari pagi, siang, malam hingga pagi berikutnya tanpa henti:

Keluarga Bi Tihat dan kang Endang Rio di Cimanggu, Sarimanggu
beserta geng si bolang yang centil & rame...


















Keluarga Pak Iwa dan Mang Oleh di Raksajaya
beserta geng si bolang Burujul yang selalu tanpa lelah & selalu ingin ngulik (pengen tahu) apapun..


















Keluarga Pak Ruha dan Pak Punduh Leuwinanggung (punten bapa, hilap deui namina) di Sukamaju
juga, selalu, beserta geng si bolang dari pesantren Leuwinanggung, kalian semangat sekali :)

Terimakasih atas keramahan, bantuan dan segala penerimaan yang diberikan kepada kami selama melakukan penelitian ini.

Penghargaan sebesar-besarnya kepada seluruh anggota tim PPKJ terakhir yang telah bekerja keras selama satu hampir dua bulan demi memperjuangkan kelestarian Kukang Jawa. Tanpa kalian seluruh rangkaian kegiatan ini tidak akan punya arti:

A Dede Sardi
Yosep 'Oseng Adit' Mustaqiem
Rahmat 'Mamat' aditya
Nandang 'Kede Gendul' Kusnaedi
Nasrul 'Auh' Syahidin
Pipin Supini
Mida Anggit Manganti
Aah 'Ades' Desi
Wawan 'wansGecko' Tarniwan
Indah 'winar' Winarti sebagai penanggung jawab utama program TJSLCP
& Nina 'tamu' mardiana

Juga kepada seluruh tim pendukung TJSLCP yang tidak bisa turut serta dalam kegiatan penelitian terakhir namun tetap menjadi suporter setia. Terima kasih atas dukungan dan doanya:

Ujang 'Ustad' Dedi
Dewi Hidayati Tito
Saep 'Odoy'
Ismail Agung
Dwi Novianti 'vina' O.S
Asep Maman Sukirman
Ahmad Fadli

Terimakasih, terimakasih, terimakasih kepada seluruh tim. Mudah-mudahan kebersamaan, konsistensi dan semangat kita tetap terbina untuk selalu bersama-sama melestarikan alam sekitar kita. Maju terus tim TJSLCP, tugas kita tidak boleh berhenti hanya sebatas penelitian 2008 berakhir!!

Tak lupa, ucapan terima kasih juga kami ucapkan kepada para orangtua kami atas restu, bimbingan dan doanya, serta kepada pihak-pihak yang telah bersedia dengan ikhlas untuk direpotkan selama adanya kegiatan The Javan Slow Loris Conservation Program:

Keluarga Pak Ade 'abel' Sopian, Sumedang, sang profesor kukang sebenar-benarnya, guru kami dalam 'perburuan' kukang
Keluarga Erom Romli dan Gecko Dezign Studio, Margasari Rajapolah
Keluarga Bu Uar, Margasari Rajapolah
Keluarga Abah & Umi di Bajarharjo, Brebes, Jawa Tengah
International Animal Rescue Indonesia (IAR-Indonesia) dan The RSG Foundation atas kerjasama dan dukungan dana
Lembaga-lembaga: IPB, LIPI & BBKSDA JABAR
Serta seluruh pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu per satu yang telah membantu kelancaran kegiatan ini.

Mari kita jaga dan lestarikan alam sekitar kita. Salam Lestari.... Salam Kukang Jawa!!!

sampai jumpa lagi di agenda kukang jawa kita 2009 (ini)

salam!!!